Posted by: mkks smk batam | September 1, 2010

Pemerintah Harus Bertindak Mencegah Pembakaran Alquran

Pemerintah Harus Bertindak Mencegah Pembakaran Alquran

Jakarta (ANTARA) – Front Pembela Islam (FPI), mendesak pemerintah Indonesia melakukan tindakan preventif atas rencana pembakaran Alquran di Dove World Outrech Center, sebuah gereja yang ada di Florida, Amerika Serikat, Sabtu (11/9), mendatang. “Pemerintah tidak boleh berdiam diri, harus bertindak untuk menghentikannya. Setidaknya melalui pengaruh Organisasi Konferensi Islam (OKI),” kata Habieb Rizieq, Ketua Umum FPI, dalam acara dialog terbuka Gerakan Peduli Pluralisme (GPP) di Jl Cikini II, Cikini, Menteng, Jakarta, Rabu (1/9).

Di OKI, pemerintah Indonesia punya sedikit power, dengan kekuatannya itu, pemerintah bisa bertindak agar kegiatan tersebut urung dilakukan. “Bila tindakan itu sampai terjadi. Tidak ada satu pun yang bisa menjamin umat Islam tidak akan marah,” tegas Rizieq. Ditambahkan Rizieq, rencana keji dan biadab itu berpotensi menjadi sumber konflik baru dan benturan peradaban. Terutama, benturan antar umat berbeda agama di belahan dunia.

Di Indonesia, tindakan itu bisa mengancam keharmonisan dan kerukunan umat beragama yang telah terbina dengan penuh rasa cinta. “Oleh karena itu FPI mendesak pemerintah Amerika Serikat dan para pimpinan gereja-gereja dunia agar menghentikan tindakan itu,” tegas Rizieq, kembali.

Jika rencana biadab itu sampai terjadi, lanjut Rizieq, FPI menyerukan umat Islam wajib marah dan melakukan perlawanan. Caranya, harus, cerdas. Jangan melawan kebiadaban dengan kebiadaban juga.

Jika aksi pembakaran Alquran itu sampai terjadi, FPI menyeru kepada semua umat Islam dan kelompok jihad, untuk mencari, mengejar dan membunuh semua pelaku. “Seruan ini hanya akan ditujukan kepada mereka yang melakukan tindakan tersebut. Sedangkan pihak yang tidak terlibat, jangan disentuh,” tegas Rizieq lagi.

FPI tidak ingin, kemarahan umat itu dimanfaatkan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab, mereka itu ada dan jumlahnya juga sangat banyak. Ke depan, FPI mengajak tokoh lintas agama berdialog dan mengedapankan musyawarah dalam semua persoalan. Sebab, tidak ada masalah yang tidak dapat diselesaikan.

P Mandagi Ketua HAK Komisi Waligeraja Indonesia (KWI), juga mengatakan prihatin dengan diadakannya rencana gereja di Florida AS itu, karenanya KWI dan Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia telah bersurat ke Amerika Serikat, agar kegiatan tersebut tidak dilakukan. “Kita meminta agar aksi itu dihentikan,” kata Mandagi. Frans Magnis Suseno, Cendekiawan Katolik juga menyatakan keprihatinannya atas rencana tersebut, karena rencana tersebut bisa merusak kerukunan umat beragama yang telah terjalin selama ini. “Yang hancur tidak hanya kerukunan umat beragama di Indonesia saja, kerukunan umat beragama di seluruh dunia juga akan hancur,” katanya.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: